KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID – Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui Fakultas Syariah bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Jawa Barat, BMKG Bandung, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam menyelenggarakan kegiatan rukyat hilal dalam rangka pemantauan awal Syawal 1447 Hijriah. Kamis (19/3/2026) atau bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.
Kegiatan rukyat hilal dilaksanakan di Observatorium Albiruni Fakultas Syariah Unisba yang berlokasi di rooftop Gedung Fakultas Kedokteran Unisba lantai 10. Titik pengamatan ini berada pada koordinat lintang -6°54’12” LS dan bujur 107°36’32” BT dengan ketinggian sekitar 750 meter di atas permukaan laut. Observatorium Albiruni tercatat sebagai salah satu titik resmi pengamatan hilal oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kepala Observatorium Albiruni, Encep Abdul Rojak, M.Sy., menjelaskan bahwa secara astronomis ijtimak atau konjungsi geosentris terjadi pada Kamis (19/3/2026) pukul 08.23 WIB. Konjungsi merupakan posisi ketika Bumi, Bulan, dan Matahari berada pada satu garis astronomis.