Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut juga terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia, dengan total 98 titik pemantauan yang melaporkan hasil serupa. Menurutnya, hilal baru berpotensi terlihat apabila berada pada ketinggian di atas 3 derajat.
“Hasil ini langsung kami sampaikan kepada pusat sebagai bahan sidang isbat. Kemungkinan besar bulan Sya’ban digenapkan menjadi 30 hari, sehingga 1 Ramadan diperkirakan jatuh pada hari Kamis. Namun, kepastian tetap menunggu keputusan resmi sidang isbat Kementerian Agama,” jelasnya.
Hasil kegiatan rukyat hilal ini selanjutnya dilaporkan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah.(askur/png)***