Sementara itu, Prof. Dr. Deni K. Yusup, M.A., dalam paparannya menyoroti krisis lingkungan yang dihadapi Indonesia, terutama polusi dan pengelolaan sampah. Menurutnya, Islam telah menawarkan nilai-nilai universal untuk pelestarian lingkungan seperti menjaga kebersihan dan larangan merusak alam. Meski pemerintah telah mengatur berbagai regulasi, integrasi antara kebijakan publik dan ajaran agama masih perlu diperkuat.
Ia mengusulkan konsep “Hijrah Lingkungan” sebagai pendekatan perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat menuju kepedulian lingkungan berbasis nilai Islam. Dengan transformasi ini, umat Muslim diharapkan menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.(askur/png)


