Riset ini merupakan bagian dari program Hilirisasi Riset Prioritas dan Strategis (SINERGI) 2025 yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Program tersebut mendorong pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi melalui kerja sama berkelanjutan dengan mitra.
Tim riset Unisba yang dipimpin Satori melibatkan dosen dan mahasiswa lintas disiplin, di antaranya Prof. Dr. Atih Rohaeti Dariah, S.E., M.Si.; Chaznini R. Muhammad, Ir., M.T.; Anis Septiani, S.T., M.T.; Intan Nurrachmi, S.H.I., M.E.Sy.; Dr. Rahma Dewi, S.T., MIL; Muhammad Rizki Maulana; Riyadh Athif Syauqi; dan Amelia Fadlunnisa. Penelitian ini juga bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat dan berlokasi di TPS 3R Saung Bersih, Kompleks Perkantoran Kabupaten Bandung Barat.
Satori menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem produksi granul organik berbasis teknologi granulator terintegrasi (integrated granulation). Sistem yang dihasilkan terdiri atas screw conveyor, mixer, peletizer, dan granulator yang dirancang dalam satu mesin terintegrasi.