Rektor juga menegaskan bahwa pengukuhan Guru Besar tidak hanya menjadi kebanggaan individu, tetapi juga refleksi capaian institusi dalam mengembangkan sumber daya manusia di bidang akademik. Ia menambahkan, selain tridharma perguruan tinggi, Guru Besar Unisba juga mengemban dharma keempat, yakni menginternalisasikan nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek keilmuan dan pengabdian.
“Guru Besar bukan hanya simbol capaian akademik tertinggi, tetapi juga motor penggerak keilmuan yang mampu menjawab tantangan zaman melalui karya ilmiah, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Rektor berharap para Guru Besar yang baru dikukuhkan dapat terus produktif menghasilkan karya berkualitas, memperkuat kolaborasi lintas disiplin, serta berperan dalam meningkatkan reputasi Unisba di tingkat nasional maupun internasional. Ia juga mendorong agar para profesor turut membina dosen muda dan mempercepat lahirnya Guru Besar baru di masa mendatang.