Ia menegaskan bahwa penghargaan ini juga menunjukkan bahwa dosen Unisba bekerja secara optimal sesuai amanat undang-undang, yaitu sebagai pendidik profesional dan ilmuwan yang mentransformasikan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi berlandaskan nilai-nilai keislaman. “Kami mendorong dosen untuk tidak hanya mengejar jabatan struktural, tetapi juga karier fungsional akademik. Regulasi telah kami permudah agar dosen dapat mengembangkan karier hingga mencapai jabatan tertinggi sebagai guru besar,” tambahnya.
Ke depan, Harits menargetkan Unisba dapat meningkatkan capaian menjadi Gold Winner dan memperluas rekognisi di kategori lain seperti bidang kerja sama, PDDIKTI, dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). “Kami akan memperkuat akreditasi program studi—dari 35 prodi, 17 telah unggul, dan ditargetkan lebih dari 20 prodi akan terakreditasi unggul. Di bidang kerja sama, kami akan fokus tidak hanya pada penandatanganan MoU tetapi juga realisasi kegiatan melalui MoA dan IA,” jelasnya.


