Sosialisasi berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00, dilanjutkan dengan sesi diskusi hingga pukul 15.00 WIB. Diskusi tersebut menjadi momen penting bagi Unisba untuk berinteraksi langsung dengan pihak kementerian dalam membahas teknis pengelolaan program secara lebih mendalam.
Imam menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam program ini merupakan tantangan sekaligus bentuk rasa syukur. Pasalnya, pengelolaan beasiswa KNB memiliki sistem pengawasan, evaluasi, dan koordinasi yang lebih kompleks dibandingkan pengelolaan mahasiswa asing sebelumnya.
“Harapannya, seluruh elemen di Unisba, mulai dari KUI, fakultas, hingga program studi, dapat bersinergi agar pelayanan kepada mahasiswa asing berjalan optimal dan kepercayaan ini dapat terus berlanjut di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Alkerma Unisba, Prof. Dr. Ratna Januarita, turut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Unisba. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan. “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Unisba dan selain untuk tujuan side visit juga mungkin kepercayaan untuk jadi host di pertemuan kedua dan mohon maaf apabila ada pelayanan kami kurang memuaskan.” imbuhnya.(askur/png)***