“Beta endorfin memiliki dampak terhadap pusat pengendali nyeri yang ada pada sumsum tulang belakang. Sehingga, itu dapat mengurangi sensasi nyeri. Kegiatan menyenangkan seperti seks memiliki efek seperti obat penghilang nyeri atau morfin (narkotika),” jelas dr. Melyarna.
Hal senada juga disampaikan oleh Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog. Menurutnya, secara psikologis, seks memang dapat menurunkan kadar stress seseorang. “Stres itu sendiri kan pemicu migrain. Nah, ketika stres itu reda karena seks, apalagi kalau Anda sampai mencapai klimaks (orgasme atau ejakulasi) maka risiko migrain juga tak akan terjadi,” Ikhsan menambahkan.
Tentang Seks yang Bisa Jadi Penyebab Sakit Kepala
Untuk bagian yang ini, kita garis bawahi soal klimaks dalam berhubungan seks, ya. Pada orang yang telah berhubungan seksual, tetapi jarang mencapai klimaks, dan bahkan mendapat perlakuan tak menyenangkan, kondisi itu justru bisa jadi factor penyebab migrain.