Yassierli berharap agar kegiatan seperti Jaknaker Expo dapat menjadi contoh bagi provinsi lain. Kemnaker sendiri siap berkolaborasi untuk menyukseskan acara serupa. “Apa pun itu, selama tema besar kita adalah ‘creating more and better jobs,’ Kementerian Ketenagakerjaan akan hadir dan mendukung. Di mana pun dilaksanakan, saya siap datang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yassierli menekankan bahwa menciptakan lapangan kerja adalah tantangan utama di hilir. Namun, ia juga mengingatkan perlunya pembenahan di sisi hulu, termasuk penyelarasan antara kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri untuk menghindari ketidaksesuaian (mismatch).
“Saya mendengar bahwa di DKI Jakarta sudah banyak SMK unggulan. Ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga di balai pelatihan, tenaga kerja tidak perlu disiapkan dari nol. Pembekalan di SMK harus cukup memadai, tinggal penyempurnaan selama satu atau dua bulan, kemudian diberikan sertifikasi,” jelasnya.