Riset Internasional Mengantarkan Nizar Meraih Beasiswa 3M
Pengalaman mengikuti KSEF 2025 menjadi salah satu bekal yang mendukung Nizar memperoleh Beasiswa 3M Unisba dalam kategori riset. Beasiswa tersebut kini menjadi bagian dari perjalanan akademiknya sebagai mahasiswa baru Fakultas Kedokteran.
Bagi Nizar, dukungan pendidikan ini memiliki arti penting, terutama karena biaya kuliah kedokteran menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi keluarganya. Selain membantu meringankan beban orang tua, beasiswa tersebut juga diharapkannya dapat menjadi ruang untuk terus mengembangkan kemampuan dan prestasi.
Namun, Nizar tidak memandang beasiswa hanya sebagai bantuan pembiayaan pendidikan. Ia ingin capaian yang telah diraih dapat dikembangkan dan memberi manfaat lebih luas.
“Saya ingin prestasi yang saya punya bisa dikembangkan dan dipublikasikan, sehingga bisa memberikan motivasi bagi orang lain untuk mengikuti jejak saya.”
Keinginan Nizar untuk menekuni dunia kedokteran tidak terlepas dari pengalaman hidupnya di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Sejak kecil, ia melihat adanya tantangan yang dihadapi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan.
Sebagian warga di daerahnya perlu menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Pengalaman tersebut kemudian membentuk keinginan Nizar untuk menjadi dokter yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia memilih Fakultas Kedokteran Unisba karena mempertimbangkan reputasi fakultas serta pandangannya terhadap kiprah para alumni yang telah bekerja di berbagai daerah. Menurutnya, keberadaan alumni yang mendapat penilaian positif dari masyarakat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi.
Kini, Nizar ingin melanjutkan pengalaman risetnya di lingkungan kampus. Ia menargetkan dapat menyelesaikan pendidikan kedokteran tepat waktu dengan hasil akademik yang optimal.


