SEMANGAT kemandirian dan ketangguhan mahasiswa Universitas Islam Bandung (Unisba) tercermin pada sosok Irna Kurniawati, mahasiswa Fakultas Syariah yang konsisten berjuang menempuh pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi.
Irna yang berasal dari Cimaung, Kab. Bandung, merupakan mahasiswa Program Studi Ahwal Akhsyasiyah angkatan 2022 yang tumbuh dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai buruh harian lepas, sementara sang ibu berperan sebagai ibu rumah tangga. Kehidupan Irna berubah drastis lima tahun lalu setelah ibunya meninggal dunia. Peristiwa tersebut sempat meredupkan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan. Ia pun memilih bekerja di sebuah pabrik selama satu tahun, menjalani masa jeda sebelum akhirnya kembali menata harapan dan melanjutkan studi.
“Keadaan waktu itu benar-benar nol. Tabungan tidak ada, semangat pun sempat hilang,” kenangnya. Dorongan dari teman yang lebih dulu kuliah di Unisba kembali menyalakan tekad Irna untuk melanjutkan pendidikan. Dengan keyakinan bahwa setiap pekerjaan halal adalah jalan ikhtiar, ia memutuskan menjadi pengemudi ojek online sejak semester pertama kuliah.
