Ditulis Oleh: H. Iding Mashudi
Tanggal: 3 Desember 2025
ID PRIPOS.
Ijma Ulama Internasional di Lampung (28-30 /11/ 25) dan Reuni 212 (2/12/25), di Monas Jakarta kerap dibandingkan sebagai dua peristiwa besar dalam kehidupan keagamaan Indonesia. Namun redaksi menilai bahwa penyamaan keduanya adalah kekeliruan yang harus diluruskan. Ijma Ulama di Lampung merupakan forum ilmiah yang mengarah pada pemantapan wawasan keislaman, sementara Reuni 212 adalah ekspresi massa yang dihapus pada momentum politik tertentu. Keduanya bergerak di ruang yang berbeda, dengan tujuan dan dampak yang berbeda pula.
Redaksi memandang Ijma Ulama Internasional sebagai upaya penting dalam memperkuat jaringan keilmuan Islam. Kehadiran ulama dari dalam dan luar negeri menunjukkan komitmen untuk menjaga relevansi Islam dalam tantangan zaman, melalui dialog ilmiah dan perumusan rekomendasi keagamaan yang terukur. Forum seperti ini memberikan kontribusi nyata bagi kualitas wacana keagamaan di Indonesia, sekaligus memperluas peran ulama dalam percakapan global.
