LULUCF menjadi salah satu aspek penting dalam agenda pengurangan emisi karena berkaitan erat dengan pengelolaan lahan, perubahan penggunaan lahan, kehutanan, dan kemampuan ekosistem dalam menyerap karbon.
Dalam konteks tersebut, inovasi teknologi dinilai memiliki peran strategis, baik dalam pemantauan lingkungan, pengelolaan sumber daya, pengukuran emisi, maupun penyediaan data yang dapat mendukung pengambilan keputusan dan penyaluran pembiayaan hijau secara lebih tepat sasaran.
Kegiatan FGD juga menjadi ruang dialog antara akademisi dan praktisi untuk mengidentifikasi berbagai tantangan implementasi green finance, termasuk kebutuhan akan tata kelola, transparansi, kualitas data, literasi keuangan hijau, serta kesiapan daerah dalam mengembangkan aktivitas ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, FEB Unisba berharap dapat memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam membangun ekosistem kolaboratif yang mendukung kebijakan pembangunan berkelanjutan.


