“Harapannya, diskusi hari ini tidak berhenti sebagai forum akademik, tetapi dapat menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui riset, kolaborasi, maupun kebijakan yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” pungkas Dr. Rabiatul Adwiyah.
FGD tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran akademisi dan mahasiswa mengenai pentingnya pembiayaan berkelanjutan serta peran generasi muda dalam mendukung transformasi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia.(askur/nmn)***


