Kegiatan dibuka oleh Dr. Rabiatul Adwiyah, S.E., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerja Sama, dan Kemahasiswaan FEB Unisba.
Dalam sambutannya, Rabiatul Adwiyah menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong agenda pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, transisi menuju ekonomi rendah karbon tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi antara perguruan tinggi, sektor keuangan, dunia usaha, masyarakat, serta berbagai lembaga terkait.
“Green finance bukan hanya berbicara mengenai pembiayaan yang ramah lingkungan tetapi juga bagaimana pembiayaan tersebut mampu menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Karena itu, diperlukan kolaborasi dan inovasi agar kebijakan yang dirancang dapat benar-benar memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat,” ujar Rabiatul.
Ia juga menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menghasilkan kajian berbasis data dan memberikan rekomendasi kebijakan yang relevan terhadap kebutuhan pembangunan.


