Lebih lanjut, dekan menekankan bahwa sumpah dokter merupakan janji suci yang harus dipegang sepanjang hayat. “Sumpah dokter bukan sekadar rangkaian kata, melainkan janji suci – janji kepada Allah SWT, kepada profesi, dan kepada kemanusiaan,” tambahnya. Ia pun berharap para lulusan mampu menjadi dokter yang tidak hanya mengobati penyakit tetapi juga merawat harapan dan menghadirkan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Panggilan Moral dan Kemanusiaan
Perwakilan dokter baru, dr. Ridwansyah Fajari Zaenudin, menyampaikan rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama rekan sejawatnya. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukanlah hasil perjuangan individu semata.
“Hari ini bukan hanya tentang seremoni tetapi tentang perjalanan panjang yang penuh dengan air mata, lelah, dan pengorbanan. Namun hari ini membuktikan bahwa kita mampu melewati semuanya,” ujarnya.