Untuk menghasilkan peningkatan kapasitas masyarakat pemateri juga memberikan buuku saku yang diharapkan dapat menjadi panduan sederhana yang terus digunakan masyarakat setelah rangkaian kegiatan PKM selesai.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kemandirian Kelompok Tani Hurip Barokah dalam mengelola potensi tanaman obat secara lebih produktif. Penyerahan mesin pengering sederhana menjadi salah satu bentuk komitmen agar proses pemberdayaan tidak berhenti setelah pelatihan, tetapi dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat.
Dengan pendampingan yang berkelanjutan serta komitmen pengurus RT dan kelompok tani dalam mengelola sarana yang telah diberikan, Kampung Wangun memiliki peluang untuk mengembangkan tanaman obat sebagai salah satu produk unggulan berbasis sumber daya lokal. Upaya tersebut tidak hanya mendukung peningkatan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat kemandirian masyarakat dalam mengembangkan ekonomi desa yang produktif dan berkelanjutan.(askur/nmn)***


