“Pengamatan hilal dimulai saat matahari terbenam sekitar pukul 18.00 WIB. Pada saat itu ketinggian hilal berada pada posisi sekitar +1°52’53”, dengan waktu terbenam Bulan diperkirakan pukul 18.10 WIB. Nilai elongasi atau jarak sudut antara Bulan dan Matahari tercatat sebesar +5°42’15”,” jelasnya.
Sebelum proses pengamatan, tim melakukan sejumlah persiapan teknis, di antaranya pengaturan dan penyeimbangan (balancing) teropong yang telah dilengkapi kamera CCD dan filter Matahari. Kalibrasi teleskop dilakukan sejak pukul 13.30 WIB dengan membidik Matahari, disertai prosedur keselamatan guna melindungi alat maupun pengamat.
Sekitar 30 menit sebelum waktu pengamatan, teleskop telah diarahkan ke posisi hilal. Kamera CCD yang terpasang kemudian menampilkan citra hasil pengamatan pada layar televisi berukuran 45 inci sehingga seluruh peserta rukyat dapat menyaksikan proses pengamatan secara bersama-sama.