Upaya ini, menurutnya, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan dunia kerja dan kompetensi tenaga kerja di Indonesia.
Dengan pendekatan kolaboratif ini, ia optimistis Indonesia dapat menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional.
“Kami yakin investasi pada pengembangan tenaga kerja adalah investasi untuk masa depan bangsa,” tutup Anwar.(ris)