Optimisme tersebut diutarakan Agung mengingat para calon kompetitor telah mengikuti seleksi yang ketat sejak seleksi daerah. Selain itu, pengalaman menjadi juara umum pada perhelatan sebelumnya dapat menjadi modalitas pengalaman dan motivasi Indonesia untuk menatap kompetisi selanjutnya.
“Melalui seleksi nasional ini diharapkan mampu membuahkan puncak prestasi pembinaan pelatihan vokasi yang merupakan gabungan pembinaan setiap provinsi. Seleksi nasional ini juga menjadi barometer untuk mengukur keberhasilan daerah dalam membina pelatihan vokasi,” dan hal ini sejalan dengan arahan Menteri Yasserli terkait fokus peningkatan kompetensi supaya masyarakat Indonesia kompetitif secara global, kata Agung.
Agung pun mengucapkan selamat bertanding kepada peserta seleksi nasional, serta selalu mengedepankan sikap sportivitas.
“Kepada calon kompetitor selamat bertanding, bertandinglah penuh dengan pemangat, penuh sportivitas, raih prestasi setinggi-tingginya, dan jadikan ajang ini sebagai wahana terbaik, tercepat, dalam meningkatkan kompetensi,” ujarnya.
