Menurut George, ruang kelas yang layak sangat penting untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa dan guru. Kerusakan ini mengurangi jumlah ruang kelas yang tersedia, sehingga pihak sekolah harus mencari alternatif agar proses belajar tetap berjalan. Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat pun berkomitmen menjadikan perbaikan ini sebagai prioritas.
“Masalah ini harus segera ditangani. Kami merekomendasikan agar perbaikan ini dimasukkan dalam kategori perbaikan darurat bencana, karena kerusakannya sudah cukup parah. Jika hanya diajukan melalui prosedur biasa, proses perbaikannya bisa memakan waktu lama,” tambahnya.
George juga menegaskan bahwa perbaikan harus dilakukan secara optimal dengan menggunakan material yang lebih kuat dan tahan lama. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sekolah dapat beroperasi dengan baik dalam jangka panjang dan mendukung generasi masa depan.
