Sintesis Antara Teori Rekrutmen Konvesional & Nilai Syariah
Teori rekrutmen konvensional, seperti person-job fit dan person-organization fit, menekankan keselarasan antara kompetensi individu dan persyaratan pekerjaan, serta kesesuaian antara nilai-nilai pribadi dan budaya organisasi. Dalam konteks ini, al-quwwah sejalan dengan konsep kompetensi inti, termasuk pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan teknis yang diperlukan untuk bekerja secara efektif. Sementara itu, al-amanah sesuai dengan integritas, etos kerja, dan indikator kunci kepercayaan dalam mengevaluasi calon.
Selanjutnya, nilai shiddiq dapat diintegrasikan ke dalam proses verifikasi kandidat, memastikan kejujuran dalam menghadirkan kualifikasi dan pengalaman kerja. Tabligh berkaitan dengan keterampilan komunikasi dan keterbukaan, yang penting dalam wawancara perilaku. Fathanah, di sisi lain, mencerminkan kecerdasan dan pemikiran strategis, yang dapat dinilai melalui tes kognitif dan studi kasus. Namun, integrasi ini bukannya tanpa tantangan.


