Sekretaris LPPM sekaligus Koordinator Program Zero Waste Unisba, Dr. Titik Respati, drg., M.Sc.PH., mengatakan Universitas Al Ghifari menunjukkan ketertarikan terhadap program yang telah dilakukan Unisba.
“Universitas Al Ghifari sangat concern juga soal sampah. Mereka sangat tertarik pada Unisba karena kita punya program yang terstruktur dan langsung kelihatan dampaknya,” ujar Titik.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Universitas Al Ghifari juga meninjau langsung pengelolaan sampah internal Unisba di Saung Kompos, Kampus Utama Unisba. Dr. Titik menekankan bahwa pengelolaan sampah perlu dimulai dari lingkungan kampus sendiri, tidak hanya sebatas membuang sampah tetapi juga mencakup proses pengolahan dan pemanfaatannya.
Melibatkan Dosen dan Mahasiswa
Program Zero Waste Unisba juga dikembangkan melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, pengelolaan sampah tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan tetapi juga mendukung kegiatan akademik di perguruan tinggi.


