“Kami ingin belajar bagaimana pengelolaan sampah ini bisa dikelola di kampus sendiri. Selama ini selalu dibuang ke luar, kami ingin mencoba mengelolanya di kampus sendiri,” ujarnya.
Dari kunjungan tersebut, Universitas Al Ghifari berencana memulai pengelolaan sampah dari hal sederhana, yaitu meningkatkan kesadaran untuk memilah sampah. Saat ini, pihaknya telah menyediakan tempat pemilahan sampah organik dan anorganik di lingkungan kampus.
“Kami baru di tahap awal. Kami ingin mencoba dari menyadarkan pemilahan sampah dulu di kampus. Selama ini kesadaran itu belum muncul, sampah langsung masuk ke tong sampah tanpa dipilah,” katanya.
Setelah kunjungan, Universitas Al Ghifari akan melanjutkan komunikasi dengan Unisba untuk mempelajari dan mengembangkan program pengelolaan sampah sesuai dengan kondisi di kampusnya.
“Mudah-mudahan kami minimal bisa mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh Unisba,” pungkasnya.(askur/nmn)***


