Pemateri pertama, Prof. Dr. Ir. Riri Fitri Sari, M.M., M.Sc., membahas pentingnya ketahanan keluarga di era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Ia menjelaskan bahwa perkembangan AI telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, mulai pendidikan, kesehatan, transportasi, hingga ekonomi digital.
Menurutnya, teknologi AI dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, namun juga menghadirkan tantangan seperti menurunnya interaksi keluarga, gangguan psikologis pada anak, hingga perilaku menyimpang akibat penggunaan teknologi yang tidak bijak. Karena itu, ia menekankan pentingnya literasi digital, komunikasi terbuka dalam keluarga, serta pendidikan karakter sejak dini.
“Dampak AI pada keluarga akan bergantung pada bagaimana penggunaannya. Jika digunakan secara bijak, AI dapat menjadi kekuatan yang baik, membantu keluarga menjadi lebih terhubung, produktif, dan efisien,” ujarnya.