Kepala Sekolah Dasar Negeri Kendeng, Rika Permasih, menyambut baik maksud dan tujuan kegiatan
tersebut.
“Anak – anak dari kelas 3, kelas 4, dan kelas 5 sengaja kami ikut sertakan dalam kegiatan child
safeguarding supaya mereka paham apa yang ada di sekeliling mereka setiap hari. Di lingkungan
seperti apa mereka hidup. Ternyata masih banyak yang belum paham pipa-pipa besar di depan rumah mereka itu ternyata membawa uap panas untuk nantinya dijadikan listrik yang mereka gunakan sehari-hari. Mereka juga jadi paham ternyata proses mendapatkan listrik itu proses yang panjang. Dan
bersyukurlah (bahwa) tempat mereka berpijak itu punya (potensi) kekuatan yang tidak main-main.”
Program ini dikemas dalam 3 (tiga) kelas interaktif, yaitu class session, drill session, dan tour de power
plant. Pada tahapan class session, peserta diminta untuk menceritakan mengenai apa yang mereka
ketahui tentang Geodipa. Setelah itu, peserta diberikan pemahaman melalui story telling dan safety
induction sebelum masuk ke kegiatan selanjutnya.