Pada program PkM Berdampak Zero Waste Unisba 2026, terdapat 40 aktivitas mahasiswa. Sebanyak 33 aktivitas berada pada ranah kognitif dan diarahkan ke empat kelompok mata kuliah, sementara tujuh aktivitas pada ranah afektif dan psikomotorik diarahkan untuk menjadi capaian pada SKPI.
Secara keseluruhan, rancangan tersebut memungkinkan aktivitas Zero Waste memiliki beban pembelajaran hingga 450 jam yang dikonversikan menjadi maksimal 10 SKS per mahasiswa. Pengakuan tersebut tetap mengikuti mekanisme akademik yang melibatkan dosen wali, dosen pengampu, dosen pembimbing, program studi, dan fakultas.
Harits menilai, integrasi antara kegiatan lapangan dan pembelajaran menjadi bagian penting agar program pengelolaan sampah tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. “Mahasiswa berperan sebagai pelaksana lapangan yang membantu menerjemahkan hasil asesmen menjadi aksi bersama warga,” jelasnya.


