Ketiga bahan ini tidak hanya aman tetapi memberi manfaat langsung pada kesehatan kulit ketika diformulasikan menjadi sabun.
Dari Laboratorium ke Rumah Warga
Peserta belajar melakukan ekstraksi bahan aktif dari tanaman obat secara sederhana. Selain itu belajar membuat sabun herbal warga mencampur minyak, larutan sabun, dan ekstrak tanaman sehingga menghasilkan sabun padat beraroma alami.
Ada tiga varian sabun herbal berbasis tanaman lokal, yakni Sabun Serai yang mengandung antibakteri dan aroma segar. Kedua, Sabun Jahe Merah, di dalamnya terkandung antioksidan tinggi dan sensasi hangat. Ketiga, Sabun Kayu Manis dengan kandungan berupa antijamur dan aroma manis pedas. Semua varian tersebut memiliki pH 5–6 sehingga aman untuk kulit sensitif.
Setelah program dijalankan dampak program yang terasa adalah peningkatan pengetahuan sebesar 65 persen, minat usaha menguat, dan 90 persen peserta ingin terus membuat sabun herbal, dan 50 persen mereka berminat menjadikannya sebagai usaha rumahan.


