Metode konvensional seringkali membuat eksplorasi desain berjalan lambat. Lemahnya media visual yang memadai juga membuat komunikasi teknis antar-insinyur (engineer) kerap kali memunculkan perbedaan persepsi.
Dari Layar Komputer ke Wujud Nyata Skala 1:8
Untuk memecahkan kebuntuan visual tersebut, tim Telkom University merumuskan solusi komprehensif. Proses diawali dengan observasi dan Focus Group Discussion (FGD) bersama manajemen PT INKAE dan Mitra Pindad guna memetakan kebutuhan operasional.
Kebutuhan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam pemodelan CAD Parametrik. Ini adalah teknik pemodelan digital canggih yang memungkinkan perubahan dimensi atau konfigurasi rangka dilakukan secara instan, tanpa perlu menggambar ulang dari awal. Setiap alternatif desain dievaluasi secara ketat berdasarkan kekuatan struktur, ergonomi posisi duduk pengendara, hingga kemudahan produksinya.


