Berasal dari Bekasi, Najwa memang menjalani pendidikan formal lebih cepat dibandingkan kebanyakan teman seusianya. Ia sudah masuk sekolah dasar pada usia lima tahun. Menurutnya, hal tersebut bukan karena mengikuti program akselerasi, melainkan karena sejak awal memang menjalani pendidikan lebih cepat.
“Awalnya orang tua bilang coba saja ikut dulu. Kalau tidak naik kelas juga tidak apa-apa. Tapi ternyata naik-naik, bisa lanjut,” cerita Najwa.
Perjalanan itu berlanjut hingga perguruan tinggi. Najwa diterima di Fakultas Kedokteran Unisba pada usia 17 tahun sebagai bagian dari angkatan 2022. Meski lebih muda satu hingga dua tahun dibandingkan sebagian teman seangkatannya, ia tidak merasa kesulitan beradaptasi.
“Enggak terlalu gimana-gimana, karena jaraknya juga enggak terlalu jauh sama teman-teman yang lain. Beda satu atau dua tahun, jadi masih bisa mengikuti,” ujarnya.


