Sebagai mahasiswa kedokteran, Najwa menjalani perkuliahan yang cukup padat. Ia mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari pesantren, bela negara, hingga organisasi mahasiswa. Ia bergabung dengan BEM Fakultas Kedokteran sebagai anggota Departemen JAMTIBI (Jami’yyatul Mutt’alimi Thibbil Islam).
Baginya, salah satu pengalaman yang paling berkesan justru hadir dari keseharian bersama teman-teman. Beratnya perkuliahan kedokteran membuat mereka terbiasa belajar dan saling membantu, terutama menjelang ujian.
“FK sendiri kan sangat berat. Jadi kami suka belajar bareng-bareng. Pas tiap ujian kita belajar bareng, sharing semua bareng-bareng,” tuturnya.
Najwa juga mengalami masa peralihan dari pembelajaran daring ke tatap muka. Saat pertama masuk kuliah, sebagian besar kegiatan masih berlangsung secara online. Ia baru merasakan suasana perkuliahan tatap muka secara lebih penuh pada semester tiga.


