Prestasi akademiknya juga ditunjukkan melalui penghargaan Best Research Award dalam Parade Riset Fikom Unisba 2025 bersama timnya, Bobis dan Firgifa. Selain itu, Farhan mengikuti seluruh rangkaian Pendidikan Agama Islam (PAI) 1–7 serta Pesantren di Unisba yang menurutnya memberikan bekal spiritual dan nilai-nilai keislaman selama menjalani perkuliahan.
Dukungan keluarga, teman-teman, dan dosen pembimbing Dr. Oji Kurniadi, Drs., M.Si., turut membantunya menyelesaikan studi. Setelah lulus, Farhan ingin lebih dulu terjun ke dunia kerja untuk memperbanyak pengalaman dan portofolio sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.
“Semoga pencapaian ini bisa memberikan motivasi dan inspirasi bagi adik-adik tingkat di Unisba agar bisa menjalani kuliah dengan baik dan lulus tepat waktu,” tutup Farhan.
Wisudawan Termuda
Sementara itu, cerita berbeda datang dari Najwa Zahra Tunnisa. Ia menjadi wisudawan termuda Unisba setelah menuntaskan pendidikan Sarjana Kedokteran pada usia 20 tahun 10 bulan 21 hari.


