Sebagai GSA, Safarnaddin akan berperan sebagai jembatan antara Google dan lingkungan kampus, terutama dalam memperkenalkan pemanfaatan AI seperti Google Gemini serta berbagai tools produktivitas Google.
Di Unisba, ia ingin memberikan pengarahan mengenai penggunaan AI yang tepat sekaligus memperkenalkan berbagai tools yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam aktivitas perkuliahan.
Keikutsertaan Laelani, Nafisa, dan Safarnaddin menjadi pengalaman baru sekaligus peluang untuk membawa pengetahuan teknologi lebih dekat kepada mahasiswa Unisba. Ketiganya berharap pengalaman selama mengikuti program dapat diteruskan melalui kegiatan berbagi dan edukasi di lingkungan kampus.
Bagi mereka, keberanian untuk mencoba menjadi bagian penting dari proses tersebut.
“Jangan takut untuk mencoba. Jangan pantang menyerah dengan penolakan. Kita bisa menjadikan kegagalan dan kesedihan sebagai pelajaran untuk menjadi lebih kuat,” pesan Safarnaddin.


