“Proses pendampingan sudah dilakukan mulai dari penyusunan proposal dan kemudian nanti di KMI Expo akan ada beberapa lomba. Memang karena ini sangat bergengsi di tingkat nasional, perguruan tinggi di seluruh Indonesia itu memang jorjoran,” ujarnya.
Ia menambahkan, KMI Expo menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan dalam mengembangkan gagasan kewirausahaan menjadi sebuah produk dan bisnis yang dapat dikembangkan secara nyata. Tahun ini, Unisba mengirimkan satu tim P2MW untuk mengikuti ajang tersebut.
“Ini adalah ajang bergengsi. Jadi kali ini satu tim yang berangkat. Mudah mudahan sebagai penyemangat dan kami dari tim kemahasiswaan, Belmawa akan mendampingi,” katanya.
Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutan dan arahannya menekankan bahwa KMI Expo bukan sekadar kompetisi mengenai gagasan bisnis. Menurutnya, mahasiswa perlu menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan telah memiliki proses bisnis nyata serta keunikan yang membedakannya dengan peserta lain.


