“Jadi pitching-nya harus artikulasinya juga harus bagus. Bagaimana cara menyampaikan dengan artikulasi yang jelas sehingga Dewan Juri itu juga bisa memahami apa yang kalian sampaikan,” ujar Harits.
Lebih dari sekadar kompetisi, rektor berpesan agar mahasiswa membawa semangat perjuangan serta tekad yang kuat ketika mengikuti KMI Expo 2026. Ia mengingatkan bahwa keberangkatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya membawa nama baik almamater.
“Ketika tekad itu sudah dibulatkan, azam itu sudah dikuatkan dalam diri kalian, kita hanya bisa bertawakal kepada Allah. Apapun hasilnya yang penting kalian sudah menjalankan DNA-nya, mujahid. DNA sebagai sang pejuang. Membawa almamater Unisba, membawa nama baik Unisba dan juga membawa nama baik diri kalian,” ucapnya.
Harits juga mengingatkan mahasiswa untuk tetap berikhtiar secara optimal dan menerima apapun hasil kompetisi dengan sikap syukur. “Setelah selesai acara, menang ataupun kalah, yang penting kalian sudah berjuang optimal. Berjuang optimal kemudian bertawakal kepada Allah. Hasil apapun itulah yang harus kita syukuri,” katanya.


