Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor IV Unisba, Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H., yang dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada para narasumber internasional dan peserta yang telah berpartisipasi dalam diskusi penting ini. Ia menyatakan keyakinannya bahwa forum ini bukan hanya tepat waktu untuk berdiskusi, tetapi juga mencerminkan perhatian, komitmen, dan harapan Unisba untuk berkontribusi nyata menuju masa depan yang berkelanjutan bagi Unisba, Indonesia, Asia, dan dunia.
Dalam sambutannya, Ratna menekankan bahwa perubahan iklim bukan lagi isu yang jauh, melainkan realitas global yang semakin nyata. Salah satu solusi yang dinilai potensial adalah pengembangan mekanisme kredit karbon yang tidak hanya menjadi alat tanggung jawab lingkungan, tetapi juga membuka peluang investasi hijau dan pembangunan berkelanjutan. Indonesia, dengan kekayaan hutan, keanekaragaman hayati, dan potensi energi terbarukannya, memiliki posisi strategis di pasar karbon global. Namun, menurutnya, di balik peluang besar tersebut terdapat tanggung jawab besar pula untuk memastikan pengembangan kredit karbon di Indonesia berjalan dengan integritas, tidak bersifat ekstraktif atau spekulatif, dan benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat.