KOTA BANDUNG, PRIPPOS.ID – Universitas Islam Bandung (Unisba) menyelenggarakan International Discussion bertajuk Opportunity of Developing Carbon Credits Project in Indonesia, Sabtu (Juni/6). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, dan menjadi salah satu rangkaian peringatan Milad ke-67 Unisba.
Diskusi internasional ini menghadirkan enam narasumber terkemuka dari berbagai negara dan bidang keahlian. Dr. Renuka Thakore dari Inggris, yang merupakan Founder & CEO Global Sustainable Futures Network CIC, membuka sesi materi dengan membahas visi dan misi US-ASEAN 100. Selanjutnya, Nissa Laudza Nurfauziyyah dari Pertamina New & Renewable Energy Indonesia menyampaikan pengalaman dalam pengembangan kredit karbon berbasis kehutanan.
Dilanjutkan dengan paparan Mr. Tim Byrne dari Kanada, Founder Bynamic Group, yang membagikan pengalamannya dalam pengembangan carbon capture dan kredit karbon di Kanada. Sementara itu, Bao Hoang, Ph.D., selaku Executive Director SPACE ASEAN dari Amerika Serikat, menjelaskan model bisnis rendah karbon untuk petani dan pelaku UMKM. Dr. Toto Iswanto dari PT Sucofindo Indonesia memaparkan inovasi dalam pemantauan karbon, sedangkan Dr. M. Dzikron AM, S.T., M.T., IPM, Dekan Fakultas Teknik Unisba, menutup sesi dengan membahas peran universitas sebagai katalis yang menjembatani akademisi dan praktik di pasar karbon Indonesia.
