Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Malnutrisi
Oleh: Dr. Wida Purbaningsih, dr., MKes
KAMPUNG WANGUN, terletak di Desa Karyamukti, Kabupaten Bandung Barat. Perjalanan menuju kampung ini sekira 34 km dari Universitas Islam Bandung, atau dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat kurang lebih 1,5 jam. Perjalanan dengan kondisi jalan berupa jalan desa di daerah pegunungan dengan banyak jalan mendaki dan curam serta sempit.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan kader kesehatan, ditemukan permasalahan Mitra, yakni belum terdapat program skrining Penyakit Jantung Bawaan (PJB), terutama pada anak malnutrisi. Sehingga banyak anak dengan gejala seperti mudah lelah, sesak, gagal tumbuh, atau sering kebiruan di sekitar mulut atau di daerah ujung-ujung jari (sianosis) tidak teridentifikasi. Solusi yang ditawarkan oleh program pengabdian kepada masyarakat (PKM) Hibah internal dosen Fakultas Kedokteran Unisba, sebagai pengamalan dari Tri Dharma perguruan tinggi adalah program skrining PJB berbasis masyarakat.


