Kegiatan PKM ini terdiri atas edukasi kader mengenai gejala dan tanda anak dengan PJB. Selain itu skrining massal PJB pada anak dengan malnutrisi usia 0–12 tahun, Terahkhir mengenalkan sistem rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan.
Seringkali, orang tua di daerah terpencil melihat berat badan anak yang sulit naik hanya sebagai masalah gizi atau kurang makan semata. Namun, realitas klinis menunjukkan hubungan yang lebih kompleks. Penyakit Jantung Bawaan memiliki kaitan erat dengan hambatan pertumbuhan anak yang sering kali terabaikan. Secara teknis, jantung anak yang mengalami PJB harus bekerja ekstra keras—setidaknya 2-3 kali lebih kuat—hanya untuk mengedarkan oksigen yang tidak lancar ke seluruh tubuh. Aktivitas ini menguras seluruh energi anak, sehingga kalori dari makanan habis terbakar hanya untuk bernapas dan memompa jantung, tanpa menyisakan energi untuk pertumbuhan berat badan.


