“Kami mendukung perjuangan hak-hak komunitas Uyghur, khususnya dalam aspek kemanusiaan dan kebebasan beragama. Namun, kami juga berharap IUETO dapat berkomunikasi langsung dengan pemerintah pusat serta organisasi Islam di Indonesia agar langkah yang diambil lebih efektif,” ujar Ono Surono.
Ia juga mengusulkan agar hubungan antara Jawa Barat dan Istanbul dapat dikembangkan melalui kerja sama sister city, yang mencakup berbagai bidang, termasuk ekonomi dan sosial.
Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, yang mengakui bahwa informasi mengenai kondisi Uyghur masih sangat terbatas.
“Kunjungan ini membuka wawasan kami dan diharapkan bisa menjadi awal dari kerja sama konkret dalam isu kemanusiaan,” ungkapnya.
IUETO Ungkap Kondisi Uyghur dan Rencana Forum Internasional di Bandung
Dalam pertemuan tersebut, Nur Muhammad juga mengangkat isu kamp pendidikan di Xinjiang yang menurutnya digunakan sebagai tempat doktrinasi bagi generasi muda Uyghur.
