“Ini merupakan kesempatan baik untuk menyampaikan bagaimana etika Islam memandang investasi berkelanjutan. Islam sebagai ajaran yang komprehensif memiliki konsep yang utuh dan paripurna, termasuk dalam aspek muamalah seperti investasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia menekankan bahwa pemahaman tentang investasi dalam perspektif Islam tidak hanya terbatas pada aspek keuntungan ekonomi, tetapi juga mencakup nilai-nilai etis, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini menjadi bagian penting dalam memperluas literasi global terkait ekonomi Islam.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan kolaboratif semacam ini memiliki peran penting dalam memperkuat jejaring akademik internasional. “Kolaborasi bukan hanya soal kerja sama formal, tetapi juga tentang membangun pertemanan, persaudaraan, serta saling memahami isu-isu strategis untuk menghasilkan dampak yang lebih luas,” tambahnya.