Dalam pemaparannya, Asnita menegaskan bahwa pengukuran kinerja merupakan instrumen strategis untuk memastikan tercapainya tujuan organisasi, baik di sektor publik maupun swasta. Melalui pendekatan berbasis riset yang dikembangkan di Indonesia, ia memperkenalkan sejumlah metode pengukuran kinerja yang dapat digunakan untuk mengevaluasi capaian sekaligus mendorong peningkatan efektivitas organisasi.
“Pengukuran kinerja tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga menjadi dasar dalam pengambilan keputusan strategis untuk mencapai tujuan organisasi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Asnita memaparkan kerangka konseptual pengukuran kinerja, studi kasus yang relevan, teknik pengukuran berbasis multiple input-output, serta berbagai tantangan dan keterbatasan dalam penerapannya. Materi yang disampaikan juga mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dalam mengamati dinamika organisasi dan mengidentifikasi berbagai faktor yang dapat meningkatkan kinerjanya.


