Syekh mengutip perkataan Sayyidina Ali RA: (Seandainya bukan karena guruku, niscaya aku tidak akan mengenal Tuhanku) لَوْلَا الْمُرَبِّي مَا عَرَفْتُ رَبِّي
Sebagai penutup, dia berpesan agar para santri menjaga integritas ibadah, baik saat di pondok maupun di rumah. Mengutip bait syair dari Matan Az-Zubad karya Ibnu Ruslan:
وَعَالِمٌ بِعِلْمِهِ لَمْ يَعْمَلَنْ ۞ مُعَذَّبٌ مِنْ قَبْلِ عُبَّادِ الْوَثَنِ
(Seorang alim yang tidak mengamalkan ilmunya, akan diazab sebelum para penyembah berhala).
Acara diakhiri dengan pesan penguatan agar setiap amal dikerjakan dengan penuh kesadaran bahwa Allah Maha Melihat:
(QS. At-Taubah: 105) اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ
(askur/png)