Kegiatan penjaringan yang dilakukan sampai bulan Juli 2025 berhasil menjaring sebanyak 79 santri dari yang mengalami skabies dengan tiga kategori merah (skabies dengan infeksi sekunder), kuning (skabies tanpa infeksi sekunder) dan hijau (santri sehat). Terdapat kemajuan dalam penemuan santri yang mengalami skabies dibanding dua tahun lalu. Pada kegiatan PkM kali ini ditemukan 32 persen santri laki-laki yang mengalami skabies dan hanya 3 persen yang mengalami kejadian infeksi sekunder. Mudah-mudahan kerja keras kolaborasi dokter alumni FK Unisba dengan tim PkM dosen dapat terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di pesantren.**