Kegiatan PKM ini diawali pembukaan pada 8 Juni 2025 dengan mengadakan pertemuan perwakilan tim pengabdi dengan perwakilan Persatuan Dokter Alumni wilayah Priangan Timur yang beranggotakan 37 orang yang diketuai oleh dr. Maryam Hazrina, alumni angkatan 2010. Pada kegiatan pembukaan PkM tersebut dihasilkan beberapa rencana kegiatan yang akan dilakukan, yaitu pemeriksaan penjaringan santri untuk penyakit skabies yang akan dilakukan para dokter alumni yang berdomisili di sekitar pesantren, dan dilanjutkan pendampingan pembuatan kurikulum edukasi kesehatan diri (self hygiene) dan pendampingan pembekalan santri berkarya dengan pelatihan pembuatan sabun herbal berbasis bahan alami sehingga di akhir kegiatan diharapkan santri memahami tentang pentingnya menjaga kesehatan diri sehingga istilah santri budug dapat diganti menjadi santri sehat dan berkarya.