“Di map enggak ada tapi tiba-tiba pas saya mau belok ternyata di situ kuburan yang banyak,” katanya sambil tertawa.
Bagi Raihan, bekerja sebagai ojol bukan sekadar mencari uang. Ia ingin ikut membantu kondisi ekonomi keluarganya.
Raihan berasal dari keluarga sederhana. Ibunya merupakan ibu rumah tangga yang juga membuka warung kecil-kecilan. Sementara ayahnya bekerja sebagai satpam. Sebelum menjadi satpam, sang ayah juga pernah bekerja sebagai ojek online.
Perjuangan orang tua itulah yang membuat Raihan terbiasa melihat pentingnya kerja keras.
Sang ayah mengenang Raihan sebagai anak yang penurut dan tidak banyak menuntut. Sejak kecil, Raihan juga ikut melihat perjuangan orang tuanya dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
“Dia memang termasuk anak yang penurut. Dia tuh kayak ikut penderitaan orang tuanya. Dia mengalami apa yang orang tua alami,” ujar sang ayah.


