Peluncuran ini menjadi puncak dari rangkaian pendampingan yang dilakukan tim PkM Unisba bersama masyarakat dan mitra lokal sejak Juni 2026. Program tidak hanya berfokus pada menghasilkan produk batik, tetapi juga menggali nilai budaya lokal, meningkatkan keterampilan masyarakat, serta memberikan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual.
Menggali Identitas Budaya Ujungberung
Pendampingan diawali melalui tahap silaturahmi pada 10 Juni 2026 untuk membangun komunikasi dan sinergi antara tim PkM, tokoh adat, pimpinan wilayah, serta komunitas seni dan budaya setempat.
Selanjutnya, pada 18 Juni 2026, tim melakukan penggalian nilai filosofis yang bersumber dari sejarah, kearifan lokal, dan budaya Ujungberung. Proses tersebut melibatkan para sesepuh, pelaku seni budaya, tokoh masyarakat, serta ulama yang tergabung dalam komunitas Ngamumule Budaya Kolot (Ngabako).


