Dari proses tersebut, dirumuskan tiga motif utama Batik Khas Ujungberung, yakni Gunung Manglayang, Benjang sebagai seni gulat tradisional khas Ujungberung, dan Bangkerok yang merupakan kuliner khas Ujungberung berbasis ketan. Ketiga motif tersebut menjadi representasi identitas dan kekayaan budaya masyarakat Ujungberung yang kemudian dituangkan ke dalam karya batik.
Selain pengembangan motif, tim PkM Unisba juga memberikan literasi mengenai pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual (KI), khususnya hak cipta. Kegiatan yang dilaksanakan pada 18 Juli 2026 tersebut diikuti 13 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, guru, wirausaha hingga ibu rumah tangga.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta. Nilai rata-rata pretest yang sebelumnya berada pada angka 30,91 meningkat menjadi 75,00 pada posttest, atau naik sebesar 44,09 poin.


