Selain itu, Ujungberung juga diproyeksikan menjadi salah satu destinasi wisata edukasi batik melalui pengembangan workshop yang dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Camat Ujungberung beserta jajaran pimpinan wilayah turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan program PkM tersebut. Peluncuran Batik Khas Ujungberung dalam rangkaian Milangkala Wallagri ke-21 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis budaya.
Melalui program ini, Unisba tidak hanya hadir dalam proses transfer pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menjaga identitas budaya, melindungi karya, serta mengembangkan potensi lokal agar memberikan manfaat yang berkelanjutan.(askur/nmn)***


