Seseorang tidak harus menjadi presiden atau pejabat negara untuk memberi manfaat bagi kehidupan. Ada banyak jalan untuk menghadirkan pengaruh dan perubahan: melalui ilmu pengetahuan, seni, musik, film, pendidikan, kegiatan sosial, pemikiran, maupun berbagai keterampilan hidup lainnya.
Yang terpenting bukan seberapa tinggi jabatan seseorang, melainkan seberapa besar manfaat kehadirannya bagi orang lain.
Politik yang demikianlah yang layak disebut high politics, politik tingkat tinggi. Politik yang tidak sibuk mengejar jabatan, tetapi memperjuangkan nilai. Tidak terobsesi pada kekuasaan, tetapi memahami fungsi kekuasaan. Tidak haus pengakuan, tetapi bahagia ketika mampu memberikan pelayanan.
Ada kebahagiaan batin yang tidak bisa dibeli dengan uang atau jabatan ketika seseorang berada di tengah masyarakat yang dilayaninya. Ada kepuasan yang jauh lebih tinggi ketika aspirasi rakyat bisa diperjuangkan dan harapan mereka bisa diwujudkan.



